BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tim Repsol Honda harus menerima hasil pahit pada Sprint MotoGP Malaysia 2025 setelah dua pebalapnya, Joan Mir dan Luca Marini, sama-sama gagal finis akibat terjatuh di Sirkuit Sepang, Sabtu (25/10).
Meski demikian, Mir menilai performanya tetap positif karena sempat mencium peluang naik podium sebelum insiden terjadi.
Bagi Honda, ini menjadi crash ganda pertama musim 2025, menambah panjang daftar hasil kurang memuaskan pabrikan Jepang itu di kelas utama. Namun Mir mengaku tidak menyesali gaya balap agresif yang ia tunjukkan sepanjang paruh pertama sprint race.
“Saya tidak punya penyesalan besar. Kami sedang berjuang untuk sesuatu yang berharga. Saya bisa mencium bau podium selama beberapa lap,” ujar Mir, melansir MotoGP.com, Minggu (26/10/2025).
Mir yang sempat menempati posisi keempat terjatuh di tikungan sembilan, setelah berusaha menjaga ritme ban di lap-lap akhir. Ia mengakui kesalahan sendiri menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.
Kendati gagal finis, juara dunia MotoGP 2020 itu menegaskan sudah mulai menemukan rasa percaya diri bersama motor terbaru Honda.
“Saya merasa baik dengan motor ini. Masih ada beberapa masalah yang perlu diselesaikan, tapi arah pengembangannya sudah tepat,” tambahnya.
Baca Juga:
Joan Mir Optimis Honda Bisa Jadi Tim Terbaik di MotoGP 2025
Sementara itu, Luca Marini juga mengalami nasib serupa. Pebalap asal Italia itu terjatuh di tikungan menjelang akhir lap ketika mencoba menyalip Pol Espargaro dari sisi dalam.
“Saya melihat Pol agak melebar, jadi saya coba masuk. Tapi saya masuk terlalu pelan, dia tidak melihat saya, dan akhirnya kami bersenggolan,” jelas Marini.
Meski gagal finis, Marini menilai manuvernya masih dalam batas wajar, mengingat kondisi motor yang sulit dikendalikan.
“Saya kesulitan di belakang motor lain, tekanan dan suhu ban depan naik terlalu tinggi, jadi sulit untuk menikung cepat. Sayang sekali, karena sebenarnya kami punya kecepatan untuk bersaing di posisi podium,” ujarnya.
Dengan hasil ini, Honda masih berjuang keluar dari periode sulit yang membayangi mereka sepanjang musim 2025. Namun baik Mir maupun Marini tetap optimistis bisa menebus kegagalan di balapan utama hari Minggu, di mana mereka berharap paket motor RC213V yang baru bisa menunjukkan peningkatan berarti.
(Budis)







