BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jalan Elena Rybakina menuju WTA Finals 2025 di Riyadh kembali terbuka lebar. Petenis Kazakhstan itu tampil garang di semifinal Ningbo Open 2025, menyingkirkan unggulan kedua asal Italia, Jasmine Paolini, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-2, Sabtu (18/10/2025).
Bagi Rybakina, kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju final turnamen, tetapi juga langkah penting untuk menjaga asa tampil di turnamen bergengsi akhir musim yang hanya diikuti delapan petenis terbaik dunia.
Rybakina tampil dominan sepanjang laga. Ia mencetak sepuluh ace dan 32 winner, memenangkan 85 persen poin dari servis pertamanya, serta mengamankan semua tujuh break point yang dihadapinya. Konsistensi itu menjadi pembeda utama dalam duel yang mempertemukan dua pemain dengan peluang lolos ke WTA Finals.
“Saya tahu pertandingan itu akan sulit karena Jasmine bermain luar biasa sepanjang tahun. Saya harus tetap fokus dan memberikan permainan terbaik saya. Saya senang bisa menang dalam dua set langsung,” ujar Rybakina, melansir WTA, Minggu (19/10/2025).
Baca Juga:
Elena Rybakina Bidik Gelar Grand Slam Musim 2025
Kemenangan atas Paolini menjadi kemenangan kelima Rybakina atas petenis peringkat 10 besar musim ini, sekaligus memperpanjang total rekor impresifnya menjadi 51 kemenangan atas top 10 sepanjang karier.
Dengan tambahan poin dari babak semifinal, Rybakina kini mengumpulkan 4.130 poin, hanya terpaut tipis dari Mirra Andreeva (4.320 poin) dan Paolini (4.325 poin) yang menempati dua posisi terakhir zona lolos WTA Finals. Gelar juara di Ningbo akan menjadi penentu nasibnya menuju Riyadh.
“Saya sangat menikmati atmosfer di sini. Sekarang saya menatap final dengan semangat tinggi dan ingin menutup turnamen ini dengan cara terbaik,” kata Rybakina.
Di final, Rybakina akan berhadapan dengan petenis Rusia Ekaterina Alexandrova, unggulan keempat yang menaklukkan Diana Shnaider 6-3, 6-4 di semifinal. Meski secara head-to-head Alexandrova unggul 3-1, performa tajam Rybakina di Ningbo membuat duel final kali ini terasa seimbang.
Jika mampu menuntaskan misi juara, Rybakina bukan hanya akan menambah koleksi gelarnya menjadi sepuluh trofi WTA, tapi juga mengamankan satu tempat di antara delapan terbaik dunia, sebuah pencapaian yang akan menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama tenis putri modern.
(Budis)








