Golkar Keberatan pada Nilai Jeblok Kinerja Bahlil sebagai Menteri

kinerja bahlil
(Instagram/bahlillahadalia)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi, menilai, hasil survei yang menempatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada posisi buncit selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak mencerminkan realitas kinerja di lapangan.

Ia melihat, Ketua Umum Golkar itu telah menunjukkan capaian signifikan yang membawa perubahan besar di sektor energi Indonesia, mulai dari peningkatan akses hingga pembenahan tata kelola yang tegas.

“Kami melihat hasil survei mengabaikan fakta implementasi di lapangan. Penilaian yang menempatkan Menteri Bahlil pada posisi terburuk kami nilai tidak proporsional. Kebijakan demi kebijakan lahir dengan semangat keberpihakan pada rakyat sesuai Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Abdul Rahman di Jakarta, Senin (20/10/2025).

Ia menegaskan, capaian nyata Bahlil, mulai dari pelaksanaan Program Listrik Desa hingga investasi dalam jumlah besar, menjadi bukti nyata yang bertolak belakang dengan hasil survei yang beredar.

Terlebih pada bidang pemerataan energi, Program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) menjadi prioritas. Bahlil dinilai getol terlibat dalam memastikan wilayah-wilayah yang selama ini belum mendapatkan akses listrik, bisa segera tersambung dan menikmati layanan energi.

Sementara dalam sektor pertambangan yang pro terhadap masyarakat kecil, pemerintah mengambil langkah progresif dengan membuka ruang bagi koperasi, UMKM, serta lembaga keagamaan untuk mengelola tambang. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025.

BACA JUGA:

Hasil Survei IndoStrategi Nilai Bahlil Jeblok, Apa Penyebabnya?

Respon Isu Menteri Kena Tegur Prabowo, Bahlil: Ditegur Sapa

Selain itu, dalam upaya meningkatkan akuntabilitas sektor energi, Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Bahlil juga bersikap tegas terhadap pelanggaran. Ratusan izin perusahaan tambang dibekukan karena tidak memenuhi kewajiban jaminan reklamasi (Jamrek), dan tambang ilegal ditertibkan untuk menciptakan tata kelola yang lebih adil dan berkelanjutan.

“Bahkan, di sektor hulu migas, upaya peningkatan produksi dan manfaat langsung dilakukan dengan menghidupkan kembali sumur tua serta melibatkan masyarakat melalui perbaikan tata kelola sumur rakyat,” katanya.

Abdul Rahman menilai bahwa berbagai kebijakan yang berpihak kepada masyarakat ini telah berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional. Hingga pertengahan tahun 2025, total investasi di sektor ESDM tercatat sebesar Rp225 triliun—angka tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ini telah mencapai Rp138 triliun.

Ia juga menanggapi persepsi negatif terhadap Menteri Bahlil dengan menyebut bahwa kritik tersebut merupakan sinyal dari adanya perubahan besar yang tengah dijalankan.

“kami berharap semua pihak menilai kinerja berdasarkan fakta implementasi dan data resmi, bukan hasil survei opini yang terbatas dan berpotensi menggiring persepsi,” ujarnya.

(Saepul)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru