BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Isu bursa pebalap MotoGP 2027 kian memanas, dan satu kemungkinan besar mulai mengemuka, yakni peluang Marc Marquez kembali ke Honda terbuka lebar.
Meski saat ini masih terikat dengan Ducati dan tampil dominan sepanjang MotoGP 2025, berbagai sinyal menunjukkan bahwa reuni emosional dengan pabrikan Jepang itu bukan sekadar wacana.
Situasi ini dipicu oleh momen krusial di kalender MotoGP. Hampir seluruh pebalap papan atas akan habis kontrak menjelang 2027, bertepatan dengan diberlakukannya regulasi teknis baru yang mengubah kapasitas mesin menjadi 850 cc.
Kondisi tersebut membuat tim dan pebalap harus mengambil keputusan strategis lebih awal, bahkan sebelum benar-benar mengetahui peta kekuatan motor generasi baru.
Nama Marc Marquez otomatis berada di pusat pusaran. Setelah sukses besar bersama Ducati pada 2025 dan menyamai rekor sembilan gelar juara dunia milik Valentino Rossi, Marquez tetap menjadi figur penentu arah pasar.
Cedera bahu kanan yang kembali menghampirinya justru menambah kompleksitas, karena faktor fisik akan sangat memengaruhi pilihannya ke depan.
Meski hubungan Marquez dengan Ducati terbilang harmonis, kepastian soal masa depannya belum pernah ditegaskan. Saat menghadiri acara resmi Ducati di Borgo Panigale, Marquez secara terbuka mengakui peluang bertahan bersama pabrikan Italia itu untuk 2027 berada di angka delapan dari sepuluh. Namun, pernyataan tersebut sekaligus membuka celah besar bagi opsi lain.
“Untuk tahun depan kami punya motor tercepat, itu jelas. Tapi untuk 2027 dan 2028, semuanya masih belum pasti. Prioritas saya adalah tetap kompetitif,” ujar Marquez, ikutip dari MotoGP, Selasa (30/12/2025).
Kalimat itu ditafsirkan banyak pihak sebagai sinyal bahwa ia masih menimbang berbagai kemungkinan, termasuk kembali ke lingkungan lamanya.
Honda pun masuk dalam radar kuat. Pabrikan Jepang tersebut memiliki ikatan historis dan emosional yang sangat dalam dengan Marquez. Enam gelar juara MotoGP diraih bersama Honda, dan fase terbaik kariernya dibangun di sana.
Baca Juga:
Marc Marquez Waspadai Kebangkitan Aprilia di MotoGP Catalunya
Sosok Livio Suppo, mantan petinggi Honda Racing Corporation yang pernah bekerja sangat dekat dengan Marquez, menilai peluang reuni itu nyata.
“Saat ini bahkan Marc sendiri belum tahu. Semuanya tergantung pada pemulihan cederanya. Jika dia merasa bisa kembali ke kondisi terbaik, semua opsi akan terbuka,” kata Suppo, d
Menurutnya, jika Marquez yakin masih bisa mendominasi seperti musim ini, godaan untuk kembali ke Honda akan semakin besar.
Suppo juga menegaskan bahwa faktor emosional tak bisa diabaikan. “
Dia menghabiskan sebagian besar kariernya di Honda. Ikatan itu masih ada. Saya tidak akan terkejut jika suatu hari mereka bekerja sama lagi,” ujarnya.
Pernyataan ini memperkuat keyakinan bahwa Honda masih menjadi rumah yang selalu terbuka bagi Marquez.
Dengan status dan pengaruh sebesar Marquez, waktu bukanlah masalah. Bursa pebalap bisa menunggu. Seperti kata Suppo,
“Untuk pebalap seperti Marc Marquez, dia bisa menunggu selama yang dia inginkan,” tukasnya.
Dan selama belum ada keputusan final, peluang Marc Marquez balik ke Honda tetap terbuka lebar, bahkan berpotensi menjadi cerita terbesar jelang era baru MotoGP 2027.
(Budis)









