BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Jelang Grand Prix Amerika Serikat 2025, Lando Norris menegaskan bahwa menjaga moral dan kekompakan internal merupakan prioritas utama McLaren di tengah meningkatnya tensi persaingan antarpebalap.
Pernyataan itu muncul setelah Norris secara terbuka mengakui tanggung jawabnya atas insiden dengan rekan setimnya, Oscar Piastri, pada balapan GP Singapura beberapa pekan lalu.
Dalam balapan di Marina Bay, Norris sempat bersenggolan dengan mobil Piastri di tikungan kedua saat berupaya mempertahankan posisi podium.
Insiden itu dipicu kontak kecil dengan mobil Max Verstappen yang membuat Norris terdorong ke arah luar lintasan, sebelum akhirnya menabrak Piastri.
Meski insiden tersebut terjadi di tengah situasi balapan yang padat, Norris tetap menerima keputusan internal tim yang menilainya sebagai pihak yang bertanggung jawab.
“Menurut saya, wajar jika tim menyalahkan saya atas insiden itu,” ujar Norris, melansir RacingNews365.
“Terkadang konsekuensinya tidak menyenangkan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kami menjaga hubungan kerja yang solid, ” lanjutnya.
Norris kemudian menyoroti peran besar Andrea Stella, Team Principal McLaren, dalam menjaga keseimbangan tim di tengah tekanan kompetitif yang semakin tinggi.
Sejak mengambil alih posisi pemimpin tim pada awal 2023, Stella dinilai sukses membangun kembali budaya kerja positif dan disiplin kolaboratif di dalam McLaren sesuatu yang menurut Norris menjadi fondasi kebangkitan tim.
“Bagi Andrea, yang paling penting adalah mempertahankan semangat kerja sama yang kami miliki. Kerja sama itu yang membuat kami bisa bangkit dari posisi hampir terbawah menjadi tim yang kini mampu bersaing untuk kemenangan.”jelas Norris.
Norris menegaskan, meski dirinya dan Piastri sama-sama berambisi untuk menang, hubungan di antara keduanya tetap profesional dan penuh rasa saling hormat. Ia menyebut bahwa cara McLaren menangani ketegangan internal menunjukkan tingkat kematangan organisasi yang luar biasa.
“Ketika dua pebalap bersaing untuk kemenangan, tentu akan ada momen-momen sulit. Tapi alasan kami bisa mengatasinya dengan baik adalah karena kepemimpinan Andrea yang kuat,”ujar Norris.
Baca Juga:
Comeback Gemilang, Lando Norris Tercepat di FP3 GP Azerbaijan 2025
Pebalap asal Inggris berusia 25 tahun itu juga menyinggung rivalitas legendaris antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg di Mercedes yang kerap diwarnai ketegangan terbuka.
Namun, Norris menilai situasi di McLaren berbeda karena timnya kini memiliki fondasi kepercayaan dan struktur internal yang sehat.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi di tim lain pada masa lalu, tapi Andrea selalu menekankan pentingnya menjaga moral dan struktur yang telah kami bangun. Saya sudah lama menjadi bagian dari tim ini, dan sejak Andrea memimpin, suasana kerja di McLaren terasa semakin luar biasa.” tutupnya.
Dengan performa kompetitif McLaren sepanjang musim 2025, termasuk kemenangan podium bergantian antara Norris dan Piastri, atmosfer internal tim kini menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan keberhasilan mereka dalam mengejar Red Bull dan Ferrari di sisa musim.
(Budis)










