BANDUNG, TEROPONGMEDIA – Max Verstappen semakin yakin bahwa McLaren akan mengambil langkah ekstrem pada F1 GP Abu Dhabi 2025. Menurutnya, peluang gelar yang kini mengerucut membuat tim asal Woking itu hampir pasti menerapkan team order demi memastikan salah satu pembalapnya menjadi juara dunia.
Verstappen, yang kembali masuk dalam perebutan gelar usai hasil gemilang di GP Qatar, mengaku tidak sepenuhnya percaya dengan pernyataan McLaren yang berkali-kali menolak anggapan akan menggunakan instruksi tim. Baginya, situasi krusial menjelang seri terakhir membuat McLaren “terlalu logis” untuk tidak melakukannya.
“Mereka pasti ingin melihat pembalapnya jadi juara. Itu normal. Saat duduk di rumah 20 tahun dari sekarang, yang tersisa hanyalah trofi. Itu yang terpenting,” ujar Verstappen, dikutip dari Formula1, Jumat (5/12/2025).
Baca Juga:
Jelang Penentuan Gelar F1 2025, Max Verstappen: Saya Tidak Pernah Memikirkan Kalah
Verstappen menilai McLaren memiliki paket mobil terbaik musim ini, dan Abu Dhabi kemungkinan akan menjadi trek yang sangat cocok untuk Lando Norris maupun Oscar Piastri. Namun yang membuat situasinya makin rumit adalah dinamika internal McLaren.
“Saya tidak bisa membaca isi kepala Oscar setelah semua yang terjadi musim ini. Mustahil memprediksi apa yang mereka lakukan,” lanjutnya.
Meski peluangnya tidak besar, Verstappen menegaskan bahwa Red Bull hanya perlu maksimal dengan apa yang mereka punya. Tapi di sisi lain, ia menyiratkan bahwa perjuangan gelarnya sangat dipengaruhi oleh bagaimana McLaren mengatur dua pembalapnya.
“Kami hanya bisa berusaha mendapatkan hasil terbaik. Setelah itu, ya kita lihat saja apakah kami cukup dekat,” ujarnya.
Drama perebutan gelar pun semakin panas. Bukan hanya tentang kecepatan mobil atau strategi pit stop, tetapi juga soal keputusan politis yang mungkin diambil McLaren, keputusan yang bisa menentukan siapa yang pulang membawa trofi juara dunia 2025.
(Budis)







