BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Perubahan regulasi Formula 1 2026 semakin dekat, dan bagi Mercedes, persiapan menuju era baru itu bukanlah pekerjaan ringan.
Direktur Teknik Lintasan Mercedes, Andrew Shovlin, menegaskan bahwa timnya kini berada dalam fase penuh tantangan, di mana setiap pekan mobil terus berevolusi dan hasil simulasi pun ikut berubah.
Menurut Shovlin, kondisi ini membuat Mercedes menghadapi semacam “target yang terus bergerak”. Paket sasis dan unit daya harus diselaraskan secara optimal, sementara waktu semakin menekan.
“Kami membangun kompleksitas yang besar di sini, dan ini jelas akan menjadi tahun yang sulit,” ungkapnya, melansir Formula1, Rabu (1/10/2025).
Lebih jauh, Shovlin menjelaskan bahwa Mercedes kini mengandalkan representasi virtual dari mobil 2026 yang dijalankan lewat simulator.
Baca Juga:
Red Bull Sebut Era Baru Formula 1 2026 Seperti Mendaki Gunung Everest
Namun, pekerjaan ini tidak semudah kedengarannya. Mereka harus memprediksi kondisi empat bulan ke depan, termasuk tingkat downforce yang realistis, agar pengembangan tidak sia-sia.
“Tidak ada gunanya bekerja dengan sesuatu yang pada akhirnya tidak pernah benar-benar berjalan di lintasan,” ujarnya.
Mercedes memang menaruh harapan besar pada regulasi baru yang diharapkan mampu mengubah peta persaingan.
Dengan dominasi Red Bull yang sulit ditembus beberapa musim terakhir, musim 2026 bisa menjadi momentum penting bagi Mercedes untuk bangkit.
(Budis)










