Penyelidikan Google Cloude, KPK Kemungkinan Bakal Panggil Nadiem Makarim

Manggil Nadiem tersangka
(Instagram/Nadiem_Makarim)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan akan memanggil mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, untuk dimintai keterangan dalam proses penyelidikan terkait layanan Google Cloud.

Kemungkinan itu mencuat setelah tim penyelidik KPK menyelesaikan proses klarifikasi terhadap mantan staf Nadiem, Fiona Handayani, pada Rabu (30/7/2025).

“Semua terbuka kemungkinan untuk memanggil pihak-pihak, siapa saja yang memang diduga mengetahui konstruksi perkara tersebut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi mengenai pemanggilan Nadiem, di Gedung Merah Putih, Jakarta, dikutip Kamis (31/7/2025) malam.

Tak hanya Nadiem, KPK juga membuka kemungkinan untuk meminta keterangan dari sejumlah mantan staf khususnya. Beberapa nama yang berpeluang dipanggil antara lain Jurist Tan, Ibrahim Arief, serta Norbertus Arya Dwiangga.

“Semua kemungkinan untuk melakukan permintaan keterangan kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui konstruksi sebuah perkara tentu akan dilakukan oleh KPK,” tutur Budi.

Ia menegaskan sejumlah keterangan tersebut akan membantu KPK menguak kasus yang sedang ditangani.

“Tentu keterangan-keterangan itu akan membantu KPK untuk membuat terang suatu perkara yang sedang ditangani,” tandasnya.

Sementara itu, mengenai hasil klarifikasi terhadap Fiona, Budi tidak bisa berbicara banyak. Hal itu dikarenakan proses penyelidikan masih bersifat rahasia atau tertutup.

“Yang bersangkutan dimintai keterangan terkait dengan pengadaan Google Cloud yang saat ini sedang di tahap penyelidikan sehingga kami belum bisa menyampaikan secara detail terkait dengan materi-materi dalam pemeriksaan atau permintaan keterangan kepada yang bersangkutan,” ucap Budi.

Waktu atau tempus dugaan korupsi yang tengah diselidiki KPK ini terjadi pada saat pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa penyelidikan terkait layanan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan perkara yang berbeda dari dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung.

“Kalau soal Google Cloud, apakah itu sama dengan Chromebook yang tengah ditangani Kejaksaan? Jawabannya berbeda,” ujar Asep di Jakarta, Jumat (25/7), dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, kasus Chromebook berkaitan dengan pengadaan perangkat keras, sementara Google Cloud menyangkut pengadaan perangkat lunak.

Baca Juga:

Diperiksa KPK 8 Jam, Eks Stafsus Nadiem Pilih Diam soal Proyek Google Cloud

Kejagung Akan Tetapkan Eks Stafsus Nadiem, Jurist Tan Sebagai DPO Kasus Korupsi Chromebook

Meski demikian, Asep menyebut koordinasi antara KPK dan Kejaksaan Agung tetap dilakukan, mengingat kedua hal itu masih saling berkaitan.

“Tentu kami sudah menjalin komunikasi dengan Kejaksaan Agung terkait penanganan perkara ini, karena meskipun berbeda, pengadaan perangkat keras dan perangkat lunak sejatinya merupakan satu kesatuan paket yang tidak bisa dipisahkan,” jelas perwira tinggi berpangkat brigadir jenderal tersebut.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru