BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kasus penculikan balita Bilqis (4) asal Makassar mengungkap fakta baru. Pelaku utama, Sri Yuliana alias SY (30), diduga turut menjual anak kandungnya sendiri.
Dugaan tersebut mengemuka berdasarkan keterangan dua anak SY yang kini diamankan di rumah aman dan berada di bawah pengawasan petugas UPTD PPA Makassar.
Konselor Hukum UPTD PPA Makassar, Sitti Aisyah, mengungkapkan informasi itu diperoleh langsung dari hasil pendampingan terhadap kedua anak pelaku.
“Anaknya ini (SY) ada lima. Kalau informasi (ada anaknya dia jual) saya dapat dari anaknya. Ini sementara didalami juga sama pihak kepolisian. Karena banyak yang tahu bahwa mamanya ini yang jual anak,” kata Sitti kepada awak media di UPTD PPA Makassar, dikutip Kamis (13/11/2025).
Selain menjadi korban eksploitasi, dua anak SY juga diduga terlibat dalam aksi penculikan terhadap Bilqis. Berdasarkan hasil penyelidikan, SY memerintahkan kedua anaknya untuk memanggil Bilqis agar ikut bermain, sebelum akhirnya balita tersebut dibawa kabur oleh pelaku.
“Yang pasti waktu sampai di sana, anak diminta pelaku (SY) untuk panggil Bilqis main-main,” ujar Sitti.
Sitti menambahkan, salah satu anak SY juga menjadi korban kekerasan seksual oleh pamannya sendiri di Makassar.
“Salah satunya anaknya SY itu korban kekerasan seksual dari pamannya juga yang di Makassar,” bebernya.
Dalam Pendampingan Psikologis
Dua anak pelaku, SY, saat ini tengah menjalani pendampingan psikologis oleh petugas UPTD PPA Makassar untuk memulihkan kondisi mental mereka pasca kasus penculikan yang melibatkan ibunya.
“Mengenai pendidikan anak-anak tersebut, kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah agar proses pemulihan dapat berjalan optimal. Kami juga memberikan layanan konseling psikologis secara berkelanjutan,” ujar Konselor Hukum UPTD PPA Makassar, Sitti Aisyah.
Sementara itu, SY masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Makassar. Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam jaringan perdagangan anak lintas daerah.
Kasus ini berawal ketika Bilqis Ramdhani (4) dilaporkan hilang pada 31 Oktober 2025 di sekitar rumahnya di Makassar, Sulawesi Selatan. Rekaman CCTV menunjukkan korban dibawa pergi oleh SY bersama dua anaknya.
Baca Juga:
Tersangka Kasus Penculikan Balita Bilqis di Makassar Telah Menetap di Sukoharjo Setahun
Drama Penculikan Balita Bilqis: Dari Taman di Makassar hingga Diselamatkan Polisi di Jambi
Hasil penyelidikan mengungkap, SY menjual Bilqis seharga Rp3 juta kepada seorang perempuan asal Sukoharjo berinisial NH. Belakangan, NH kembali memperjualbelikan Bilqis ke jaringannya di Jambi.
Setelah proses pencarian panjang, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Bilqis dalam kondisi sehat di kawasan Suku Anak Dalam (SAD), Kabupaten Merangin, Jambi.
(Vini Virdiyanti/_Usk)











