BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Proyek revitalisasi Pasar Baru, Jakarta Pusat melibatkan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan bersejarah tersebut.
Arsitek sekaligus anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Cosmas Gozali mengatakan, perekonomian pasar baru ini ingin dihidupkan Kembali.
“Pasar Baru nantinya bersama pemerintah ingin kita hidupkan perekonomiannya kembali,” ujar Cosmas, melansir Antara, Senin (20/10/2025).
Cosmas menjelaskan, Pasar Baru tidk hanya sekadar jalur utama, tapi juga mempunyai potensi besar bagi ekonomi mikro seperti pedagang kue, bakmi, dan cakwe.
Menurutnya, revitalisasi Pasar Baru harus dilakukan dengan pendekatan placemaking, yakni menciptakan ruang publik yang nyaman agar masyarakat kembali beraktivitas di sana. “Kalau publik mau datang lagi, ekonomi akan tumbuh sendiri,” tuturnya.
Rencana ini muncul setelah suksesnya revitalisasi kawasan Blok M yang kini ramai dikunjungi warga. Revitalisasi Pasar Baru akan dilakukan secara menyeluruh agar kawasan tersebut bisa menjadi pusat oleh-oleh, busana, serta berbagai kebutuhan masyarakat.
Dalam proses penataan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memprioritaskan peningkatan aksesibilitas, termasuk membuka trayek pendek Transjakarta yang menjangkau kawasan tersebut.
Sebagai bagian dari upaya revitalisasi kawasan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghidupkan kembali sejumlah restoran legendaris di Pasar Baru guna menarik lebih banyak pengunjung. Selain itu, pemanfaatan gedung parkir milik pemerintah yang selama ini terbengkalai juga akan dioptimalkan.
Letak Pasar Baru yang strategis berdekatan dengan Gedung Kesenian Jakarta, Istana Negara, Masjid Istiqlal, dan Katedral Jakarta, dinilai sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sentra oleh-oleh sekaligus destinasi wisata budaya.
Baca Juga:
Pasar Baru Bandung Sepi, Daya Beli Anjlok dan Wisatawan Menyusut hingga 70 Persen
Tarif Tinggi AS Ancam Ekspor Global, Cirebon Justru Lihat Peluang Pasar Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya dalam menata kawasan sekitar, termasuk membersihkan dan mempercantik aliran sungai yang melintasi area tersebut.
Dengan pendekatan baru dalam penataan dan pengelolaan, Pramono berharap Pasar Baru dapat bertransformasi menjadi kawasan yang lebih nyaman, hidup, dan kembali menjadi salah satu ikon kebanggaan Ibu Kota.
(Vini Virdiyanti//Budis)











