Tujuan Jokowi Membangun Platform INA Digital

Percepatan transformasi digital
Percepatan transformasi digital. (dok.setkab)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional, Presiden Jokowi telah menegaskan prioritas pada sembilan layanan utama yang akan segera digabungkan dalam platform digital nasional yang bernama INA Digital.

Menteri Perdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyatakan bahwa ini merupakan langkah besar menuju pencapaian pemerintahan berbasis elektronik (e-government) yang lebih efisien.

“Kita sedang terus bergerak sejak Perpres ini dibuat, Perpres [Nomor] 82 terkait dengan govtech, karena ternyata kita melihat bahwa hampir seluruh negara top 20 terbaik di dunia yang sistem pemerintah berbasis elektroniknya jalan mereka punya govtech, punya government technology,” kata Anas usai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (25/03/2024).

Mengenai hal tersebut, pemerintah terus mempercepat proses transformasi dan integrasi layanan digital nasional melalui sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

Anas juga menyatakan, bahwa saat ini Indonesia sedang menghadapi momen penting dalam evolusi layanan digital.

INA Digital yang akan dikelola oleh Peruri bertujuan untuk menggabungkan berbagai layanan pemerintah ke dalam satu portal, mempermudah akses bagi masyarakat, serta meningkatkan keterhubungan antara kementerian dan lembaga pemerintah.

Menurut Menteri PANRB, terjadi peningkatan yang signifikan dalam indeks pemerintahan elektronik Indonesia di tingkat internasional, dan dengan implementasi lengkap INA Digital, diharapkan Indonesia dapat mencapai peringkat yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah goverment development index kita di internasional naik 30 peringkat dari 107 ke 77. Kami optimistis kalau nanti ini dikerjakan kita akan melompat lagi indeks kita,” ujar Anas.

Sejumlah layanan yang akan segera disatukan mencakup administrasi kependudukan, pendidikan, layanan kesehatan, kepolisian, bantuan sosial, dan imigrasi.

Anas menjelaskan bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan agar seluruh kementerian terhubung dengan INA Digital pada bulan Mei mendatang, menunjukkan urgensi dan komitmen yang tinggi dari pemerintah dalam proses transformasi digital ini.

Anas berharap bahwa integrasi ini tidak hanya akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan, tetapi juga akan meningkatkan efisiensi dan transparansi pemerintah.

Ke depannya, masyarakat diharapkan lagi mengunduh berbagai aplikasi, melainkan cukup menggunakan satu portal yang menyediakan berbagai layanan dengan akses Single Sign-On (SSO) melalui pemanfaatan sertifikat elektronik.

BACA JUGA: PANRB Sebut Tak Semua ASN Pindah ke IKN Dapat Insentif, Kenapa?

Masyarakat juga hanya perlu mengisi data sekali untuk dapat mengakses berbagai layanan tersebut.

Tidak hanya itu, Anas juga berharap setelah proses ini selesai, pada bulan Mei atau Juni, masyarakat tidak perlu lagi mengunjungi kantor kelurahan atau desa untuk mendapatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD), karena mereka hanya perlu melakukan verifikasi biometrik untuk mendapatkan IKD.

 

(Vini/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru