BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rencana UFC menggelar event di Gedung Putih pada 4 Juli 2026 semakin memantik spekulasi, terutama setelah Conor McGregor menyatakan minatnya untuk kembali bertarung di ajang tersebut. Jika terwujud, momen ini berpotensi menjadi comeback paling sensasional dalam sejarah UFC.
McGregor terakhir kali tampil pada 2021 saat menghadapi Dustin Poirier, di mana ia mengalami cedera patah tulang kering.
Sejak itu, ia belum pernah lagi masuk Octagon meski sempat dijadwalkan menghadapi Michael Chandler di UFC 303 tahun lalu sebelum batal karena cedera jari kaki.
Baca Juga:
Soal UFC Gedung Putih, Khamzat Chimaev: Kenapa Politik Dicampur dengan Olahraga?
Kini, kembalinya McGregor ke pool pengujian doping UFC menjadi sinyal serius bahwa ia benar-benar menyiapkan jalan comeback. Dan rencana event akbar di Gedung Putih, bertepatan dengan perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, tampak seperti panggung sempurna.
Meski begitu, jalan menuju comeback tidak tanpa drama. McGregor mengajukan sejumlah permintaan fantastis, mulai dari bayaran 100 juta dolar hingga kemudahan visa untuk keluarga dan kerabat. Permintaan itu membuat masa depannya di kartu pertarungan Gedung Putih masih penuh tanda tanya.
Namun, terlepas dari tuntutannya, keterlibatan McGregor jelas akan meningkatkan skala event ini. Seorang ikon yang belum bertarung empat tahun, kembali tepat di halaman Gedung Putih, akan menjadi tontonan yang memadukan olahraga, politik, dan hiburan dalam satu panggung bersejarah.
(Budis)










