UFC Petakan Skenario Emas Topuria vs Pimblett, Justin Gaethje Siap Jadi Perusak Rencana

Justin Gaethje UFC
Justin Gaethje (Foto:dok.UFC)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Ketatnya persaingan di kelas ringan UFC kini bukan hanya soal siapa yang paling layak menyandang sabuk, melainkan siapa yang paling menguntungkan secara bisnis. Keputusan UFC menggelar duel perebutan gelar interim antara Justin Gaethje dan Paddy Pimblett menjadi bukti bahwa pertarungan di balik layar sama panasnya dengan duel di dalam oktagon.

Absennya Ilia Topuria membuka celah strategis bagi UFC untuk “mengatur papan catur”. Di satu sisi, organisasi membutuhkan juara aktif agar divisi tetap berjalan. Di sisi lain, mereka juga mengincar satu laga raksasa yang berpotensi memecahkan rekor pendapatan: duel penyatuan gelar Topuria vs Pimblett.

Paddy Pimblett bukan sekadar penantang. Ia adalah aset komersial. Popularitasnya di Inggris, gaya bicara yang provokatif, serta basis penggemar fanatik menjadikannya figur ideal untuk laga besar. Sementara Topuria, dengan aura tak terkalahkan dan citra juara modern, adalah pasangan sempurna untuk membangun narasi super fight.

Namun, rencana seindah itu terancam oleh satu nama, yaitu Justin Gaethje.

Baca Juga:

Duel Balas Dendam Ankalaev vs Pereira di UFC 320

Gaethje bukan petarung yang bisa “dilewati” begitu saja. Ia adalah ujian brutal yang bisa menggagalkan proyek besar UFC dalam satu malam. Kemenangan Gaethje akan memaksa organisasi memutar ulang seluruh skenario—dari duel penyatuan sabuk hingga peta perebutan gelar ke depan.

Menariknya, Ilia Topuria justru tampil santai di tengah hiruk-pikuk tersebut. Ia tidak terpancing, tidak memihak, dan tidak menekan UFC. Sikapnya mencerminkan satu hal: ia sadar dirinya adalah pusat gravitasi divisi ini.

“Apa pun yang terjadi, saya menerimanya,” ucap Topuria, dikutip dari MMA Junkie, Jumat (19/11/2025).

Kalimat sederhana itu menyiratkan keyakinan bahwa siapa pun lawannya, Pimblett atau Gaethje ia tetap berada di posisi teratas rantai bisnis dan olahraga UFC.

Lebih jauh, Topuria bahkan memberi sinyal bahwa UFC telah menyiapkan jalur alternatif. Jika Pimblett tumbang, cerita baru siap dibangun. Jika Gaethje menang, bukan berarti peluang emas lenyap, hanya berubah bentuk.

Pada akhirnya, duel Gaethje vs Pimblett bukan sekadar perebutan sabuk interim. Ini adalah pertarungan untuk menentukan arah divisi, alur cerita UFC, dan siapa yang akan menjadi wajah utama kelas ringan di era berikutnya.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru