WNA China Selundupkan Nikel di Bandara IWIP, Menhan Geram: Negara Tak Boleh Kalah!

bandara Iwip
(X/investroinsight)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan apresiasi terhadap aparat yang berhasil menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal China yang diduga mencoba menyelundupkan nikel melalui Bandara Khusus PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Weda Bay, Maluku Utara, pada Jumat (5/12).

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu, Sjafrie menyatakan bahwa tindakan cepat petugas merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi sumber daya alam dari ancaman pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperketat pengawasan demi mencegah aktivitas ilegal yang merugikan negara.

Sjafrie juga menekankan bahwa penempatan petugas pemerintah di area bandara IWIP merupakan bagian dari upaya menegakkan regulasi dan memperbaiki celah pengawasan yang selama ini terjadi.

“Negara hadir untuk menegakkan hukum dan regulasi. Seluruh praktik yang menyimpang harus dibenahi. Tidak boleh ada republik di dalam republik,” ujar Sjafrie.

Baca Juga:

Dominasi China di IMIP Marowali, Luhut: Demi Kepentingan Nasional

KPK Usut Dugaan Korupsi PT Len, Eks Dirut Bobby Rasyidin Mangkir Panggilan

Ia memastikan bahwa IWIP dan bandara swasta lainnya yang sebelumnya minim pengawasan akan diperkuat penjagaannya demi mencegah penyelundupan sumber daya alam.

Sebelumnya, Satgas Terpadu Bandara IWIP menangkap seorang WNA berinisial MY karena kedapatan membawa lima pak serbuk nikel dan empat pak serbuk nikel murni. Ia diamankan saat hendak terbang menggunakan Super Air Jet dengan rute Weda Bay (WDB)–Manado (MDC). Aparat belum mengungkap lebih jauh motif maupun kronologi detail penangkapan. Pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pengetatan pengawasan di Bandara IWIP merupakan tindak lanjut dari langkah pemerintah pada 29 November 2025. Bandara yang beroperasi sejak 2019 itu sebelumnya tidak dilengkapi unsur pengamanan pemerintah secara memadai, sehingga pemerintah menempatkan Satgas Terpadu yang terdiri dari unsur Satgas PAM TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, unit karantina, BMKG, AirNav Indonesia, hingga Avsec.

Langkah ini dilakukan agar bandara tersebut tidak menjadi celah bagi keluar-masuknya aktivitas ilegal, terutama yang terkait penyalahgunaan sumber daya alam Indonesia.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru