JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk, mobil pemadam kebakaran, sepeda motor, dan kendaraan lain terjadi di Jalan Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat, Senin (13/4/2026) malam. Insiden tragis tersebut menewaskan dua orang yang merupakan ayah dan anak di lokasi kejadian.
Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga sekitar karena terjadi di jalur ramai dengan arus lalu lintas padat.
Diduga Dipicu Truk Patah As Roda
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan bermula dari sebuah truk yang mengalami patah as roda dan sudah berada di lokasi sejak sore hari. Posisi kendaraan rusak di badan jalan diduga menjadi pemicu kendaraan lain melakukan manuver mendadak.
Saksi mata bernama Gilang (35) mengaku melihat lokasi kejadian sudah dipenuhi warga saat dirinya pulang kerja.
“Saya pulang kerja, pas sampai lokasi sudah ada dua korban meninggal dunia, bapak sama anak,” ujarnya.
Keberadaan truk yang belum dipindahkan diduga meningkatkan risiko kecelakaan di jalur tersebut.
Mobil Damkar Diduga Tabrak Motor
Menurut keterangan saksi, mobil damkar yang melintas diduga berusaha menghindari truk rusak. Namun dalam upaya tersebut, kendaraan damkar justru menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban.
“Informasinya mobil damkar menghindari truk yang as rodanya patah, lalu menabrak motor. Motornya terseret cukup jauh, sekitar 500 meter,” kata Gilang.
Sepeda motor korban dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat terseret cukup jauh dari titik benturan awal.
Korban Tertabrak Kendaraan Lain
Benturan keras membuat kedua korban terjatuh ke badan jalan. Nahas, setelah terjatuh, korban kembali tertabrak kendaraan lain yang datang dari arah sama.
Pengemudi kendaraan yang diduga menabrak korban untuk kedua kalinya dilaporkan melarikan diri. Polisi kini masih melakukan pencarian dan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga:
20 Tahun Bisnis Senpi Ilegal, Perjalanan Ki Bedil Berakhir di Tangan Bareskrim Polri
Waspada Modus Game Online, Siswi SMP di KBB Dilaporkan Hilang Usai Temui Kenalan Dunia Maya
Polisi Lakukan Penyelidikan
Petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian. Aparat kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.
Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih didalami, termasuk pemeriksaan terhadap pengemudi mobil damkar dan penelusuran unsur kelalaian terkait truk yang rusak sejak sore namun belum dipindahkan.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya penanganan cepat terhadap kendaraan mogok atau rusak di jalan raya, terutama di jalur padat kendaraan. Kendaraan yang dibiarkan terlalu lama di badan jalan dapat memicu kecelakaan beruntun dengan dampak fatal.
(Dist)











