JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pelatih legendaris American Kickboxing Academy (AKA), Javier Mendez mengaku terkejut melihat perubahan yang dialami anak asuhnya, Islam Makhachev, menjelang pertarungan di UFC 322.
Dalam laga tersebut, Makhachev akan naik kelas menghadapi juara welter asal Australia, Jack Della Maddalena, duel ini digadang-gadang bakal menjadi salah satu partai paling panas di tahun 2025.
Makhachev, yang biasanya beraksi di kelas ringan, kini tengah menghadapi tantangan berat dengan naik ke kelas welter. Selain harus mempersiapkan strategi melawan petarung dengan power lebih besar, ia juga harus menyesuaikan diri secara fisik agar tetap gesit meski berat badannya meningkat.
Namun, kekhawatiran itu sirna begitu Mendez melihat langsung kondisi terkini Makhachev. Menurut sang pelatih, anak didiknya kini berada dalam bentuk terbaik sepanjang kariernya.
“Sungguh tak bisa dipercaya,” ujar Mendez kepada MMA Junkie, dikutip Selasa (21/10/2025).
“Setelah saya kembali dari Dubai dan melihatnya secara langsung, saya hanya bisa berkata: ‘Wow!’ Kondisinya benar-benar luar biasa. Tubuhnya solid, dan mentalnya terlihat sangat siap.”
Islam Makhachev dalam Kondisi Fisik dan Mental Terbaik
Mendez, yang dikenal sebagai otak di balik kesuksesan Khabib Nurmagomedov di masa lalu, menyebut Makhachev kini tampil dengan level baru — lebih disiplin, lebih kuat, dan lebih fokus. Ia bahkan menyebut sang petarung Dagestan itu seperti “mesin tempur” yang tak kenal lelah.
“Dia benar-benar membuat saya kagum,” lanjut Mendez.
“Saat saya menyaksikan sesi sparing pertamanya, saya langsung berpikir, ini gila! Gerakannya cepat, timing-nya sempurna, dan penyesuaian berat badannya sangat baik.”
Baca Juga:
Psy War Dimulai! Ilia Topuria Panaskan UFC 322 dengan Ejekan Brutal untuk Islam Makhachev
Khabib Beri Pesan Menyentuh untuk Islam Makhachev Jelang Duel vs Jack Della Maddalena di UFC 322
Tantangan di UFC 322
Makhachev akan menghadapi Jack Della Maddalena, petarung yang dikenal memiliki pukulan keras dan kecepatan tangan yang eksplosif. Namun, Mendez yakin anak didiknya siap menghadapi tantangan tersebut.
Menurutnya, kombinasi kemampuan grappling khas Dagestan dan teknik striking yang terus diasah selama latihan akan menjadi senjata utama Makhachev di oktagon.
“Banyak yang meragukan karena dia naik kelas, tapi saya percaya dia akan menunjukkan versi terbaiknya. Ini bukan hanya pertarungan biasa — ini kesempatan membuktikan bahwa Islam adalah petarung pound-for-pound terbaik di dunia,” ujar Mendez.
Pertarungan di UFC 322 nanti juga akan menjadi momen penting bagi Makhachev untuk memperkuat warisan petarung Dagestan di UFC, melanjutkan dominasi yang dulu ditinggalkan Khabib.
Dengan kondisi fisik yang prima, persiapan matang, dan motivasi tinggi, Islam Makhachev kini siap menulis babak baru dalam kariernya di atas octagon.
“Dia bukan sekadar siap bertarung,” tutup Mendez. “Dia siap menaklukkan tantangan terbesarnya.”
(Dist)











