Rektor UMS Berhentikan Dosen Terduga Pelecehan Seksual, Ini Kronologinya

ums dosen pelecehan seksual
(Dok.UMS)
-

Tidak ada video disisipkan.

SURAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Rektorat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyatakan, memberhentikan dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang mahasiswa.

Kemudian, dosen tersebut juga diberhentikan dari jabatan struktural. Statusnya sebagai dosen dialih statuskan menjadi tenaga administratif selama dua tahun. Sanksi itu dikeluarkan oleh rektor UMS terhitung dari tanggal 18 Juli 2024 kemarin.

Wakil Rektor IV UMS Em Sutrisna menyampaikan, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) dan Komisi Penegak Disiplin UMS  telah melakukan investigasi tentang tindak pelecehan seksual terhadap mahasiswa oleh oknum dosen itu.

BACA JUGA: Sempat Terlibat Pelecehan, Indonesia Kembali Dapat Lisensi Miss Universe 2024

“Hasilnya rektor memberikan keputusan sebagaimana SK Nomor 179/IV/2024 dan 180/IV/2024 yakni memberikan sanksi untuk kasus pertama berupa diberhentikan sebagai dosen,” kata Sutrisna dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/07/2024).

Em Sutrisna menambahkan, pihaknya juga memberikan kampus kepada dosen lain yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual itu. Tidah hanya diberhentikan sebagai dosen, bersangkutan juga diberikan sanksi dialihkan statusnya.

“Untuk kasus kedua, dosen yang bersangkutan diberhentikan dari jabatan struktural. Diberhentikan sebagai dosen dan dialih statuskan menjadi tenaga administratif selama 2 tahun,” tambah Sutrisna.

Lebih lanjut Sutrisna mengatakan, atas kejadian tersebut segenap pimpinan UMS prihatin secara mendalam atas tindakan kurang terpuji. Hal itu juga sudah melanggar peraturan disiplin karyawan UMS dan berharap kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari.

“UMS sangat berempati kepada korban dan siap untuk memberikan pendampingan psikologis dan hukum. Juga menjamin bahwa yang bersangkutan tetap akan mendapatkan perlakuan adil dalam menyelesaikan studinya,” paparnya.

Diketahui sebelumnya, dosen UMS diduga melakukan pelecehan seksual saat melakukan bimbingan skripsi  kepada mahasiswi. Kabr itu mencuat, hingga viral di media sosial.

Kabar tersebut pertama kali diunggah dalam Instagram @dpn.ums. Dalam unggahan itu, disebut “Dosen Pembimbing Mesum”, serta lengkap menyebutkan kronologis kejadian yang dialami mahasiswa tersebut.

Dalam keterangan unggahan itu, pelecehan terjadi di rumah dosen bersangkutan saat melakukan bimbingan skripsi pukul l 22-23.00 WIB. Saat itu, dosen meminta korban untuk memeluknya.

Selain itu, dari pengakuan korban dosen yang disebut ‘mesum’ itu turut memegang bagian lutut korban.

Coba peluk mr sebentar, gapapa gapapa,” tulis dalam unggahan.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru