BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Keputusan UFC memberikan Paddy Pimblett tiket instan menuju perebutan sabuk interim kelas ringan menuai kritik. Salah satunya datang dari mantan juara kelas bantam, Sean O’Malley, yang secara terang-terangan menilai duel Paddy Pimblett vs Justin Gaethje di UFC 324 terasa janggal.
Pertarungan tersebut akan digelar pada 25 Januari 2025, dan banyak yang menilai Paddy seperti mendapat “karpet merah” dari UFC. Meski baru menduduki peringkat lima kelas ringan, ia langsung didorong naik ke panggung besar menghadapi Gaethje, petarung yang dikenal sebagai lawan terakhir Khabib Nurmagomedov sebelum pensiun.
Namun bagi O’Malley, pemilihan lawan ini tidak mencerminkan antusiasme alami publik.
Dalam kanal YouTube pribadinya, O’Malley mengungkap teori bahwa UFC sebenarnya berusaha keras mewujudkan laga Paddy Pimblett vs Ilia Topuria yang kini memegang gelar juara kelas ringan.
Menurutnya, duel tersebut merupakan pertandingan yang paling ditunggu fans, baik dari sisi hype maupun rivalitas. Namun rencana itu kandas karena Topuria memilih cuti tiga bulan untuk menyelesaikan urusan keluarga.
“Saya merasa aneh. Dana White selalu membawa energi ketika mengumumkan pertarungan, tapi yang ini terasa tidak natural,” ujar O’Malley.
“Teori saya, seharusnya Paddy melawan Ilia. Mereka berusaha keras untuk membuatnya terjadi, tetapi gagal,” ucapnya.
Dengan absennya Topuria, UFC kemudian mengalihkan arah ke pertarungan Paddy vs Gaethje, yang bagi sebagian penggemar dianggap terlalu cepat bagi “The Baddy”.
Justin Gaethje bukan petarung yang mudah. Gaya bertarungnya yang agresif dan pengalaman melawan nama-nama besar menjadikan laga ini risiko besar bagi Pimblett, yang masih dinilai belum benar-benar teruji di papan atas.
O’Malley yang memahami dinamika matchmaking UFC merasa keputusan ini lebih banyak memancing tanda tanya daripada rasa antisipasi.
Baca Juga:
Paddy Pimblett Isyaratkan Duel Gelar UFC Lawan Ilia Topuria
O’Malley Juga Tampil di UFC 324
Menariknya, acara UFC 324 tidak hanya menampilkan duel besar di kelas ringan. Sean O’Malley sendiri akan turun ke oktagon menghadapi petarung China, Song Yadong. Laga ini membuat UFC 324 semakin sarat bintang dan berpotensi menjadi salah satu event paling panas di awal 2025.
(Budis)








