BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Mahasiswa Kelompok Keahlian ETHES (Electrical Engineering and Advanced System) Telkom University menghadirkan inovasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) di lingkungan masjid melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Inovasi tersebut diwujudkan dalam program bertajuk “Penerapan Smart-Sutrah sebagai Inovasi Teknologi Penghitung Rakaat Salat dan Penanda Shaf Berbasis IoT” yang dilaksanakan di Masjid Takhobbar, Surabaya.
Kegiatan ini melibatkan dosen pendamping Dr. Fannush Shofi Akbar, S.ST. dan Dr. Chaironi Latif, S.Si., serta mendapat dukungan dari Center of Excellence Motion Technology for Safety, Health and Wellness (MOSHEE). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi tepat guna yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan, Nilla Rachmaningrum, menjelaskan bahwa Smart-Sutrah dirancang untuk mendukung kekhusyukan ibadah sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi secara bijak di ruang keagamaan. Perangkat berbasis IoT ini berfungsi membantu jemaah menghitung rakaat salat secara otomatis, sekaligus menjadi penanda shaf agar susunan barisan tetap rapi.
“Teknologi ini diharapkan dapat meminimalkan kesalahan perhitungan rakaat, terutama bagi jemaah lanjut usia, jemaah dengan keterbatasan tertentu, maupun saat salat berjemaah dalam kondisi padat,” ujar Nilla, dikutip dari laman resmi Telkom University, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga:
Inovasi Mahasiswa UMM, Membuat Sirup Temulawak Pencegah Asam Urat
Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi penggunaan Smart-Sutrah, demonstrasi alat, hingga pendampingan langsung kepada pengurus dan jemaah Masjid Takhobbar. Selama kegiatan berlangsung, antusiasme jemaah terlihat cukup tinggi, ditandai dengan partisipasi aktif serta respons positif terhadap kemudahan pengoperasian perangkat tersebut.
Menurut Nilla, Smart-Sutrah dirancang sebagai solusi teknologi yang sederhana namun memiliki dampak nyata bagi jemaah. Selain membantu akurasi dalam menghitung rakaat, perangkat ini juga berkontribusi dalam menjaga kerapian shaf selama ibadah berlangsung.
“Smart-Sutrah merupakan bentuk pemanfaatan teknologi IoT yang dekat dengan kebutuhan umat. Kami berharap inovasi ini dapat meningkatkan kekhusyukan ibadah sekaligus menjadi contoh bahwa teknologi dapat digunakan untuk mendukung aktivitas keagamaan,” katanya.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim ETHES Telkom University ingin menunjukkan bahwa hasil riset dan pengembangan teknologi di perguruan tinggi tidak hanya berhenti di ranah akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.











