Dirut Sritex Angkat Bicara Soal Uang Rp2 Miliar yang Disita Kejagung

Dirut Sritex
(Ilustrasi/Pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Direktur Utama (Dirut) PT Sri Rejeki Isman (Sritex), Iwan Kurniawan Lukminto (Wawan) angkat bicara terkait uang yang disita Kejagung (Kejaksaan Agung) dari kediamannya pada Senin (30/6/2025) lalu.

Wawan mengatakan uang Rp2 miliar yang disita merupakan aset pribadi yang akan digunakan untuk biaya pendidikan anaknya.

“Itu uang tabungan. Sebenarnya untuk pendidikan anak-anak saya,” kata Wawan usai penyidik Kejagung menggeledah Gedung Diamond Convention Center di Solo, Jawa Tengah, dikutip Kamis (2/7/2025).

Ia mengatakan uang tersebut sengaja disishkan untuk masa depan anaknya yang masih kecil.

“Kebetulan anak saya masih kecil, kita sisihkanlah uang tersebut untuk mereka ke depan,” lanjut Wawan.

Dengan nilai yang cukup besar, Wawan tidak menyimpan uang tersebut di bank melainkan dalam bentuk uang tunai. Wawan lebih memilih cara konvensional tersebut ketimbang menyimpannya dalam bentuk rekening tabungan.

“Bank itu kadang-kadang error, saldonya tiba-tiba hangus. Ini pilihan saya secara konservatif untuk menyimpan ini dalam bentuk tunai,” terangnya.

Meski demikian, Wawan mengatakan pihaknya akan kooperatif selama proses penyidikan. Ia tetap menyerahkan uang tersebut.

“Kalau ini dinilai penting untuk kami serahkan untuk proses penyidikan ya udah nggak apa-apa,” kata dia.

Namun ia memastikan pihaknya akan membuktikan uang Rp2 miliar tersebut tidak berkaitan dengan kasus korupsi fasilitas kredit perbankan yang sedang dihadapinya.

“Nanti kami akan mengajukan pembuktian bahwa uang tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan proses kita sekarang,” kata dia.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang tunai sebesar Rp2 miliar dari kediaman Direktur Utama (Dirut) PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar menyebut penyitaan dilakukan penyidik usai menggeledah kediaman Iwan yang berada di Surakarta, Jawa Tengah, pada Senin (30/6) kemarin.

“Dua plastik bening berisi uang pecahan Rp100 ribu senilai Rp1 miliar bertuliskan PT BCA Cabang Solo tertanggal 20 Maret 2024 dan 13 Mei 2024,” ujar Harli di Kejaksaan Agung, Selasa (1/6/2025).

Dalam dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit dari perbankan kepada PT Sritex, Kejagung telah mentapkan total tiga orang sebagai tersangka.

Ketiga tersangka tersebut yakni Eks Dirut PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto; Direktur Utama Bank DKI periode 2020, Zainuddin Mappa; dan Pemimpin Divisi Komersial dan Korporasi Bank BJB periode 2020, Dicky Syahbandinata.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa total kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp692 miliar.

Baca Juga:

Kejagung Usut Dugaan Korupsi Sritex, BUMD Ikut Diperiksa

Dirut Sritex Dipanggil KPK, Jadi Saksi Korupsi Bansos Presiden

Menurut Qohar, angka tersebut berasal dari nilai kredit yang diberikan oleh Bank DKI dan Bank BJB, yang sejatinya diperuntukkan sebagai modal kerja. Namun, dana tersebut justru disalahgunakan untuk melunasi utang dan membeli aset yang tidak produktif.

“Tidak sesuai dengan peruntukan yang seharusnya, yaitu untuk modal kerja tetapi disalahgunakan untuk membayar utang dan membeli aset non-produktif,” jelasnya.

(Virdiya/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru