BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Spekulasi duel raksasa di UFC kembali mencuat. Pengamat sekaligus komentator ternama UFC, Joe Rogan, menilai kemungkinan Alex Pereira naik ke kelas berat dan menghadapi Ciryl Gane bukan sekadar wacana kosong.
Meski hingga kini Dana White belum mengumumkan secara resmi pertarungan tersebut, bentrokan antara dua striker elite itu sudah memantik antusiasme besar di kalangan penggemar MMA dunia.
Alex Pereira saat ini tengah berada di puncak kariernya setelah menguasai sabuk juara kelas berat UFC. Gelar tersebut diraih Poatan lewat kemenangan TKO impresif atas Magomed Ankalaev pada Oktober lalu, memperkuat reputasinya sebagai salah satu finisher paling berbahaya di UFC.
Keinginan Pereira untuk menjajal divisi kelas berat pun bukan rahasia. Joe Rogan meyakini langkah tersebut sangat realistis, terutama jika melihat kondisi fisik dan kekuatan sang juara.
“Ada banyak pembicaraan soal kemungkinan Alex Pereira melawan Ciryl Gane di kelas berat,” ujar Rogan, dikutip dari Championat, Sabtu (27/12/2025).
“Saya belum tahu apakah itu benar-benar akan terjadi atau tidak. Saya juga belum membahasnya langsung dengan Dana White, tapi itu bukan langkah yang mustahil,” lanjutnya.
Rogan menyoroti berat badan Pereira yang kini disebut mencapai sekitar 108 kilogram. Angka tersebut dinilai cukup ideal untuk bersaing dengan para monster di kelas berat tanpa harus mengorbankan kecepatan dan daya ledak khasnya.
Namun bukan hanya soal ukuran tubuh. Menurut Rogan, faktor paling berbahaya dari Pereira tetap berada pada pukulan tangannya yang legendaris.
“Orang ini bisa meng-KO siapa saja, bahkan petarung kelas berat. Pukulannya lebih keras dari banyak petarung yang dikenal punya tangan keras. Itu fakta,” tegas Rogan.
Baca Juga:
Khamzat Chimaev Bakal Jadi Cornerman Arman Tsarukyan di UFC Qatar
Sementara itu, Ciryl Gane juga bukan nama sembarangan. Mantan juara interim kelas berat UFC itu baru saja terlibat dalam duel perebutan gelar pada Oktober lalu. Sayangnya, pertarungan tersebut berakhir no contest, membuat status Gane kembali menggantung di antrean penantang.
Gane sebelumnya mencatat sejarah pada 2021 saat merebut sabuk interim kelas berat usai mengalahkan Derrick Lewis lewat TKO, sekaligus membawa pulang bonus Performance of The Night.
Jika duel Pereira vs Gane benar-benar terwujud, laga tersebut diprediksi menjadi pertarungan striker murni dengan level tertinggi: kekuatan brutal Poatan melawan teknik dan kelincahan Gane. Sebuah skenario yang, bagi banyak pengamat, terlalu besar untuk diabaikan UFC.
(Budis)








