Viral Nyawer di Diskotik, Kades di Cirebon: Kuwu Juga Butuh Hiburan!

Kades Cirebon Nyawer buka suara
(TikTok/partodewo01_86)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kepala Desa (Kades) atau Kuwu Karangsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Casmari buka suara, usai video dirinya yang nyawer di diskotik viral dan menuai sorotan publik.

Casmari telah mengkonfirmasi video  tersebut. Ia menegskan, bahwa uang sawer tersebut berasal dari kantong pribadi.

“Saya banyak usaha, dari dulu masyarakat juga tahu. Mobil saya sudah tiga, rumah juga ada beberapa. Saya nyawer pakai uang sendiri, bukan dana desa,” ujar Casmari kepada wartawan dikutip Senin (16/6/2025).

Casmari mengatakan, gaji yang ia terima sebagai kuwu tidak pernah dipakai untuk kebutuhan pribadinya. Sebaliknya, ia mengalokasikan penghasilan tersebut untuk membantu anak-anak yatim dan warga kurang mampu di desanya.

“Gaji kuwu saja saya bagikan ke anak-anak fakir miskin dan yatim piatu. Jadi kalau dibilang citra buruk, ya kembali ke sudut pandang masing-masing. Kuwu juga manusia yang butuh hiburan,” ucap dia.

Baca Juga:

Viral, Kades asal Cirebon Nyawer di Diskotik: Saya nggak sadar!

Parah! Mantan Kades Lontar Korupsi Dana Desa, Dipakai Buat Dugem dan Kawin Lagi

Casmari menilai tidaklah mengherankan jika seorang kepala desa sesekali menjadi perhatian publik karena terlibat dalam aktivitas hiburan.

Menurutnya, selama tidak ada penyalahgunaan wewenang atau penggunaan dana negara, hal tersebut seharusnya tidak menjadi persoalan.

“Dari 412 desa di Cirebon, kalau hanya satu-dua kuwu yang viral karena cari hiburan, ya menurut saya itu masih wajar,” pungkasnya.

Tanggapan KDM

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) perintahkan Inspektorat dan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) periksa keuangan Desa Karangsari, akibat dari viralnya video Kades (Kepala Desa) Karangsari Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, Casmari nyawer di tempat hiburan malam (Diskotik).

Dalam vlog harianya yang diunggah di media sosial, KDM langsung memberikan ulitmatum kades tersebut.

“Di Cirebon ada kepala desa nyawer di diskotik dan menimbulkan kehebohan, menurut saya sih memang sebaiknya tidak dilakukan dan saya sudah meminta kepada kepala Inspektorat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon untuk melakukan pemeriksaan, yang pertama dari sisi etik yang kedua dari penggunaan uangnya”. ungkap KDM, dikutip Senin (16/6/2025).

KDM menyatakan pengelolaan keuangan Desa Karangsari harus diaudit oleh Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Jika pemeriksaan tersebut tidak dilakukan, maka akan ada sanksi tegas berupa tidak dicairkannya bantuan keuangan dari gubernur.

“Uang yang dipakai nyawernya uang apa? kalau inspektorat dan dinas pemberdayaan masyarakat desa tidak melakukan itu, maka kami akan menunda bantuan keuangan gubernur untuk desa yang ada di Cirebon” tandasnya.

(Virdiya/Agung)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru