BANDUNG, TEROPONGMEDIA. ID — Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong 2.600 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur makan bergizi gratis (MBG) di Jawa Barat untuk segera memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS). Seluruh dapur MBG saat ini tengah dalam proses pengurusan sertifikat tersebut.
Wakil Kepala BGN, Brigjen Pol Sony Sonjaya menyampaikan, berdasarkan surat edaran menteri kesehatan, seluruh SPPG yang beroperasi maupun yang hendak beroperasi diwajibkan memiliki SLHS.
“(Jawa Barat) sudah cukup banyak ya dan ini berproses terus. Di Jawa Barat sekarang ada 2.600-an (SPPG),” tutur Sony dalam kegiatan pelatihan food handler dan manajerial dapur sehat MBG di Bandung, Sabtu (4/10/2025).
Baca Juga:
Seluruh Dapur MBG di Jakarta Belum Kantongi SLHS, Dinkes Lakukan Inspeksi Ulang
5.626 Siswa Keracunan MBG Sepanjang 2025, Ini Hasil Investigasi BGN
Dengan penerapan SLHS, lanjut Sony, diharapkan seluruh dapur MBG di Jawa Barat dapat beroperasi aman, higienis, dan sesuai standar kesehatan untuk masyarakat.
Sonny juga menegaskan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) untuk mengantisipasi keracunan.
“BGN kan sudah ada SOP-nya, misalkan SOP penerimaan barang, persiapan, pengolahan bahan nabati dan hewani, pendistribusian, itu semua ada. Kami menekankan kepada seluruh SPPG, laksanakan SOP tersebut,” ujarnya. (usamah kustiawan)










